Arya Ulilalbab

Makanan, Gizi dan Kesehatan

Twitter

Omega-3 (EPA dan DHA)

diposting oleh aryaulilalbab-fkm12 pada 10 October 2012
di Gizi - 0 komentar

Asam lemak omega-3 merupakan asam lemak tak jenuh ganda (polyunsaturated fatty acid, PUFA) yang memiliki dua atau lebih ikatan rangkap pada rantai karbonnya. Asam lemak omega-3 memiliki ikatan rangkap pertama pada atom C nomor 3 dihitung dari ujung gugus metil (CH3) dari molekul asam lemak. Termasuk dalam kelompok asam lemak omega-3 adalah asam α-linoleat (ALA) (18:3 ω-3), asam stearidonat (18:4 ω-3), asam eikosatetraenoat (20:4 ω-3), asam eikosapentanoat (EPA (20:5 ω-3), dokosapentaenoat (22:5 ω-3) dan asam dokosaheksanoat (DHA) (22:6 ω-3) (Drevon, 1993).
Guerrero (2001) mengemukakan bahwa produsen utama asam lemak omega-3 sebenarnya bukan ikan, melainkan mikroorganisme laut yang merupakan phytoplankton. Mikroorganisme tersebut disamping mensintesa asam lemak omega-3 juga dapat mensintesa asam lemak omega-6.
Asam lemak rantai panjang omega-3 yang ditemukan pada minyak ikan bisa dimanfaatkan untuk mengurangi resiko penyakit jantung, stroke, menlarutkan kolesterol dalam darah dan mempertahankan kinerja dari otak dan sistem syaraf. Pada temuan lain juga dijumpai bahwa suplementasi minyak ikan dapat menurunkan tekanan darah, mengurangi resiko penyumbatan pembuluh darah dan dapat mengurangi tekanan jantung yang tidak beraturan (Wang et al., 2004).
Pemanfaatan minyak hasil samping penepungan ikan lemuru selama ini belum optimal, padahal kandungan asam lemak omega-3 terutama EPA cukup tinggi. EPA berperan terhadap penurunan kejadian arterosklerosis, kolesterol, mencegah kanker dan mencegah terjadinya penyakit jantung. Sedangkan DHA berperan sebagai pembentuk senyawa vital penginderaan dan pengiriman balik sinyal dari mata ke otak. DHA juga berperan dalam sistem syaraf dan meningkatkan memori serta berfungsi sebagai anti alergi (Alimuddin, 2006).



DAFTAR PUSTAKA

Drevon, C.A. 1993. Souerce, Chemistry and Biochemistry of Dietary Lipids. In Drevon, C.A., I. Baksaas, dan H.E Krokan (Eds). Omega-3 fatty Acids : Metabolism and Biological Effect. Birkhauser Verlag Basel. Swtzerland.

Guerrero, G and Belarbi, E.H. 2001. Purification Process for Cod Liver Oil Polyunsaturated fatty Acids. JAOCS. Vol. 78. No. 5. AOCS Press.
 
Wang C, Chung M, Lichtenstrein A, Balk E, Kupelnick B, Devine D, Lawrence A, and Lau J. Effect of Omega-3 Fatty Acids on Cardiovascular Disease. Agency for Healthcare Research and Quality Pub. No. 04-E009-2.

Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :