Arya Ulilalbab

Makanan, Gizi dan Kesehatan

Twitter

Kode E472 pada Ice Cream Magnum

diposting oleh aryaulilalbab-fkm12 pada 12 October 2012
di Ilmu Pangan - 0 komentar

Seperti diketahui, E 471 dan E 472 merupakan turunan lemak sehingga ada peluang bersumber dari tumbuhan maupun hewan. Di samping itu, perlu dikritisi adanya peluang penggunaan enzim dalam proses pembuatannya.
Jadi, menurut BPPOM MUI, E471 dan E472 itu belum pasti haram meskipun belum pasti juga halal. Produsen makanan di Eropa memang ada yang menggunakan babi untuk menghasilkan E471 dan E472, akan tetapi belum tentu yang dilakukan di Indonesia.
http://www.equator-news.com/utama/halal-haram-es-krim

Adapun mengenai kandungan bahan, bahan berkode E472 merupakan pengemulsi yang ditambahkan ke dalam campuran pangan yang menggabungkan komponen air dan minyak. Pengemulsi berkode E472 tersebut memang bisa berasal dari turunan hewan maupun tumbuhan. Jika dari turunan hewan dari babi, hukumnya jelas haram. Sedangkan jika dari sapi, harus dicermati proses penyembelihannya, apakah sesuai syariah atau tidak. Nah, bahan pengemulsi yang berasal dari hewan yang proses penyembelihannya sesuai syariah tentu saja halal. Begitu juga bahan pengemulsi yang berasal dari tumbuhan. Karena menggunakan bahan halal, maka  MUI mengeluarkan sertifikat halal untuk produk tersebut.
http://www.halalmui.org/index.php?option=com_content&view=article&id=674%3Akandungan-kode-e-dalam-es-krim&catid=117%3Akonsultasi-halal&Itemid=551&lang=in

Ini merupakan kode/ singkatan dari bahan pembantu (emulsifier, dsj.) yg berkode E472 :
Acetic acid esters of mono and di-glycerides of fatty acid, Lactic acid ester of mono and di-glycerides of fatty acids,  Citric acid ester of mono and di-glycerides of fatty acids, Tartaric acid ester of mono and di-glycerides of fatty acids,  Mono-diaceryltartaric acid ester of mono and di-glycerides of fatty acids. Produk tersebut bisa diperoleh dari sapi/ babi/ bahan nabati.
Dalam situs ini  http://www.iccservices.org.uk/halal_food_meat/halal_haram_ingredients.htm , lembaga yang berkedudukan di Inggris menyebutkan bahwa bahan2 tersebut haram dikarenakan hampir semua bersumber dari babi. Maklum lah, negara Eropa banyak yg memproduksi bahan-bahan tersebut yg bersumber dari hewan tersebut (hampir semua; hampir sulit ditemukan bahan tersebut yang bersumber dari sapi/ nabati). Sehingga lebih aman-nya di negara tersebut menetapkankan bahwa bahan-bahan itu haram dikonsumsi.
Hal ini tidak berlaku di negara lain, hanya di negara tersebut...

Ada lembaga LPPOM MUI yg bertugas mensertifikasi kehalalan pangan, obat dan kosmetik. Itu menurut saya sudah cukup mewakili (kalaupun ada kesalahan, dosa yg menanggung auditornya). Berdo'a dulu Kalaupun tetap masih ragu, itu pendapat masing-masing (personal. Kl mau menghindari ya monggo :)


E472(a)

Acetic acid esters of mono and di-glycerides of fatty acids

E472(b)

Lactic acid ester of mono and di-glycerides of fatty acids

E472(c.)

Citric acid ester of mono and di-glycerides of fatty acids

E472(d)

Tartaric acid ester of mono and di-glycerides of fatty acids

E472(e)

Mono-diaceryltartaric acid ester of mono and di-glycerides of fatty acids

Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :