Arya Ulilalbab

Makanan, Gizi dan Kesehatan

Twitter

Konsentrat Asam lemak Omega-3 Kaya EPA

diposting oleh aryaulilalbab-fkm12 pada 16 October 2012
di Gizi - 0 komentar

Asam eikosapentaenoat (EPA) memiliki 20 atom karbon dengan lima ikatan rangkap (C20:5,omega-3) serta diproduksi dalam tubuh dalam jumlah kecil (Maggi and Vocington, 2004). EPA dalam tubuh sebagian besar ditemukan dalam kolesterol ester, triasilgliserol, dan fosfolipid (Shahidi, 2008). EPA dapat dielongasi menjadi asam dekosapentaenoat yang kemudian dapat dikonversi menjadi asam dokosaheksanoat. EPA juga dimetabolisme menjadi senyawa biologi aktif disebut eikosanoat. Beberapa jenis senyawa tersebut adalah prostaglandin dan leukotrien yang diproduksi secara local sebagai pengatur aktivitas tubuh yang sangat kuat (Valenzuela and Bernhardi, 2004).

EPA banyak berperan dalam penurunan resiko serangan jantung yang dapat disebabkan karena penyempitan pembuluh darah pada jantung. Dengan adanya EPA yang merupakan asam lemak tidak jenuh jamak dapat menurunkan kadar LDL (low-density lipoprotein) sehingga menurunkan resiko jantung (Shahidi, 2008).

Konsentrat asam lemak omega-3 merupakan suatu istilah yang digunakan untuk menunjukkan produk asam lemak omega-3 dengan kadar lebih dari 30% sementara istilah isolat digunakan untuk kadar senyawa lebih dari 80%. Beberapa teknik yang telah dilakukan untuk membuat konsentrat asam lemak omega-3 antara lain teknik pembentukan kompleks dengan urea (Urea Complexation) (Wanasundara dan Shahidi, 1998). Supercritical Fluid Extrction (SFE), kristalisasi dengan pelarut, High Perfomance Liquid Chromatography (HPLC), enzimatis (Chen dan Ju, 2001) dan proses pemadatan cepat (Moffat, et al., 1993).

Dari beberapa teknik yang telah diteliti dan dikembangkan, teknik kristalisasi urea merupakan teknik yang diterapkan secara komersial (Estiasih, 2009). Perbandingan konsentrat asam lemak omega-3 dari jenis minyak dan metode yang digunakan menurut beberapa hasil penelitian dilihat pada Tabel 1.

Tabel 1. Perbandingan Beberapa Konsentrat Asam Lemak Omega-3 Menurut Beberapa Penelitian

Peneliti

 

Jenis Minyak

Metode yang Digunakan

Kadar Asam Lemak Omega ώ-3 (%)

EPA

DHA

Total

Estiasih (1996)

Minyak pengalengan lemuru

Kristalisasi urea

36,60

22,90

59,5

Wanasundara dan Shahidi (1999)

Minyak anjing laut

Kristalisasi urea

67,6

-

67,6

Hendrasaputra (2008)

Minyak penepungan ikan lemuru

Kristalisasi urea

35,1

22,8

57,9

Fatimah (2008)

Minyak pengalengan tuna

Kristalisasi urea

18,5

71,2

89,7

Kusumastuti (2008)

Minyak penepungan ikan lemuru

Kristalisasi urea

14,9

67,0

81,9

 

 

DAFTAR PUSTAKA

 

Chen, T-C, and Y.H Ju.2001. Polyunsaturated Fatty Acid Concentrates from Borage and Linseed Oil Fatty Acid. J. Am. Oil Chem. Soc. 78 (5):485-488.

Estiasih, T. 1996. Mikroenkapsulasi Konsentrat Asam lemak omega-3 dari Limbah Cair Pengalengan Lemuru (Sardinella longiceps). Thesis S2. Program Pascasarjana. Universitas Gajah Mada. Yogyakarta.

Estiasih, T. 2009. Minyak Ikan Teknologi dan Penerapannya untuk Pangan dan Kesehatan. Graha Ilmu. Yogyakarta.

Fatimah, A.I.F,. 2008. Optimasi Kristalisasi Urea pada Proses Pembuatan Konsentrat Asam Lemak Omega-3 dari Minyak hasil Samping Pengalengan Ikan Tuna (Thunnus, sp.). Skripsi. Jurusan Teknologi hasil Pertanian. Universitas Brawijaya. Malang

Hendrasaputra, D. 2008. Optimasi Proses Kristalisasi Urea pada Pembuatan Konsentrat Asam Lemak Omega-3 dari Minyak Hasil Samping Penepungan ikan Lemuru (Sardinella longiceps). Skripsi. Jurusan Teknologi Hasil Pertanian. Universitas Brawijaya. Malang

Moffat, C.F.A Mc. Gill., R. Hardy and R.S Anderson. 1993. The Production of Fish Oil Enriched in  Polyunsaturated fatty Acid Containing Trigliseride. JAOCS 70 (2):133-138

Shahidi, F. 2008. Omega-3 oils: Sources, Aplications, and Health Effects. In C. Barrow and F. Shahidi. Marine Nutraceuticals and Functional Foods. CRC Press. Boca Roton

Valenzuela, A., R. and Von Bernhardi. 2004. Supplementation of Female Rats with  (FC12) α-Linolenic Acid or Docosahexaenoic Acid Leads to the Same Omega-6/ Omega-3 LC-PUFA Accretion in Mother Tissues and in Fetal and Newborn Brains. Ann Nutr Metab 48(1):28-35.

Wanasundara, U.N. and F. Shahidi. 1999. Concentration Of Omega-3 Polyunsaturated Fatty Acid of Seal Bubbler Oil by Urea Complaxation : Optimzation of Reactions Conditions. Food Chemistry 65:41-45.

Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :