Arya Ulilalbab

Makanan, Gizi dan Kesehatan

Twitter

Metode Ekstraksi Vanili yang Baik

diposting oleh aryaulilalbab-fkm12 pada 18 October 2012
di Teknologi Enzim, Fisik dan Kimia - 0 komentar

Proses ekstraksi vanili dengan perkolasi dianggap yang terbaik karena dilakukan dengan menggunakan bahan baku vanili kering dan mengalirkan pelarut ke dalam bahan secara kontinu dengan bantuan pompa. Waktu yang dibutuhkan untuk proses perkolasi lebih cepat dibandingkan dengan proses maserasi. Kemudian dilakukan aging, sentrifugasi dan filtrasi hingga diperoleh ekstrak vanili. Proses aging selama 6 bulan berguna untuk memecah glukovanillin menjadi glukosa dan vanillin (4-hidroksi-3-metoksi benzaldehid). Pemecahan dilakukan secara alamiah dengan enzim β-glukosidase yang terdapat dalam buah vanili. Kelebihan dari proses ini adalah :

  • Total waktu proses yang digunakan paling singkat, yaitu sekitar 3-6 bulan.
  • Tanpa melalui proses curing, sehingga lebih menghemat warehousing.
  • Kondisi proses tunak, yaitu suhu dan tekanan yang digunakan relatif dan konstan (38-50 0C).
  • Lebih efisien dari segi biaya, hanya menggunakan pelarut etanol.
  • Kelemahan metode enzimatis, harganya mahal dan tidak ekonomis, sedangkan metode perkolasi tidak menggunakan enzim tambahan (enzim hidrolisis berasal dari buah vanili secara alamiah).
  • Kelemahan metode enzimatik adalah memerlukan enzim depol, pengeringan lambat, penggunaan bahan baku tidak efisien karena selain menggunakan enzim digunakan pula etanol untuk ekstraksi.
  • Kelemahan metode maserasi, waktu tunggunya 1 tahun, sedangkan metode perkolasi hanya 2 minggu.
  • Kelemahan metode microwave dan ultrasonik, harga relatif mahal, dan membutuhkan proses curing.

Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :