Arya Ulilalbab

Makanan, Gizi dan Kesehatan

Twitter

Produk Halal dan Thoyib

diposting oleh aryaulilalbab-fkm12 pada 18 October 2012
di Umum - 0 komentar

Produk halal adalah makanan, minuman, obat, kosmetik, produk kimia, biologis dan rekayasa genetic, dan produk lainnya, yang unsur dan prosesnya halal untuk dimakan, diminum, dipakai, atau sesuai dengan syariat islam. Dalam menghasilkan produk halal atau makanan halal diperlukan bahan baku yang terdiri dari bahan utama, bahan tambahan, serta peralatan dan proses yang mendukung tercapainya halal (Sugianto, 2008).

Thoyyib (Thyyibaat) berarti lezat, baik, sehat, menentramkan dan paling utama adalah untuk makan tidak membahayakan fisik dan akal, sehat (gizi cukup), proporsional (tidak berlebihan/ kekurangan), aman/ safety (tidak menyebabkan penyakit/ aman duniawi dan ukhrowi) (Musa, 2006).

Makanan yang thoyib adalah mencakup makanan yang baik. Baik artinya makanan tersebut : bergizi, bersih, sehat, aman, berkualitas mulai dari pembelian bahan baku, pengawasan mutu, produksi, penyimpanan, distribusi, transportasi dan kemitraan (Girinda, 2006).

Persyaratan makanan halal dan thoyib adalah makanan yang tidak menggunakan bahan-bahan yang diharamkan berdasarkan Al Qur’an dan Al Hadits (Thihmaz, 2001) yaitu :

  1. Hewan haram dan turunannya : babi & babi hutan, anjing, ular dan monyet
  2. Hewan carnivore yang bertaring & bercakar seperti : singa, harimau, serigala
  3. Burung berkuku tajam, burung pemakan daging seperti elang, gagak, dll
  4. Hewan yang hidup di dua alam, yaitu di darat dan air, contohnya katak
  5. Bangkai, yaitu binatang yang mati tanpa disembelih atau yang disembelih tidak atas nama Allah SWT
  6. Khamr dan hasil-hasil sampingnya.

Panduan halal merupakan uraian tentang pengertian halal haram, ketentuan halal haram berkaitan dengan makanan/ minuman, Fatwa MUI tentang pedoman fatwa produk halal, identifikasi titik kritis dan pedoman halal haram bahan yang digunakan dalam proses produksinya. Halal guide digunakan untuk pentingnya sebuah system yang menjamin kehalalan selama masa berlakunya sertifikat halal, layaknya system mutu yang berlaku di perusahaan seperti ISO< HACCP (Iwan, 2007).

Manual halal (halal guideline) adalah pedoman umum mengenai kehalalan pangan, baik yang berkaitan dengan kaidah-kaidah hokum fiqih, maupun aplikasinya dalam produk-produk olahan modern. Di dalamnya juga terdapat fatwa-fatwa terbaru dari MUI mengenai berbagai hal, seperti hokum memanfaatkan minuman keras dalam produk makanan, turunan dari minuman keras, produk-produk yang berasal dari turunan organ tubuh manusia, produk-produk microbial, rekayasa genetika, dan seterusnya. Secara umum MUI telah membuat manual halal tersebut untuk dipergunakan oleh para perusahaan pangan (Apriantono, 2002).

Sistem Jaminan Halal (SJH) adalah suatu sistem yang diterapkan di lingkungan internal untuk menjamin berjalannya produksi halal secara konsisten dan Sistem Jaminan Halal dikoordinir oleh Tim Auditor Halal internal yang ditunjuk oleh perusahaan (Arintawati, 2006).

Prinsip system jaminan halal pada dasarnya mengacu pada konsep Total Quality Management (TQM), yaitu system manajemen kualitas terpadu yang menekankan pada pengendalian kualitas pada setiap lini. Sistem jaminan halal harus dipadukan dalam keseluruhan manajemen, yang berpijak pada empat konsep dasar, yaitu komitmen secara berkelanjutan dapat memenuhi permintaan dan persyaratan konsumen, meningkatkan mutu produksi dengan harga yang terjangkau, produksi bebas dari kerja ulang, bebas dari penolakan dan penyidikan (LPPOM-MUI Kaltim, 2008).

 

 

DAFTAR PUSTAKA

 

Arintawati, M. 2006. Sistem Audit Internal

Republik online http://www.IHA_co.id.htm.

Apriyantono, A. 2002. Sistem Jaminan Halal

Republika Online : http://www.sjh_co.id.htm

Girinda, A. 2006. Makanan Thoyyib

http://209.85.175.104/search?q=cache:Wy458Kv2zh4J:imbalo.wordpress.com/2007/11/16/makananhalal/+Aisyah+girinda+%2Bmakanan+thoyib&hl=en&ct=clnk&cd=1&lr=lang_id

Iwan, H. 2007. Sistem Operasi Halal. http://www.halalsehat.com/index.php?option=com_content&task=view&id.52&Itemd

LPPOM-MUI Kaltim, 2007. Sistem Jaminan Halal.

http://www.LPPOM-MUIKaltim.sjh.multiply.inc

Musa, K. 2006. Ensiklopedi Halal-Haram dalam Makanan dan Minuman. Ziyad Books. Surakarta

Sugianto. 2008. Urgensi Pangan Halal dalam Kehidupan Sehari-hari. Seminar Nasional “Halal Food for the Global Market 2008” Forum Kajian Islam Teknologi Pertanian FTP-UB. Malang

Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :