Arya Ulilalbab

Makanan, Gizi dan Kesehatan

Twitter

Hukum Rokok

diposting oleh aryaulilalbab-fkm12 pada 18 October 2012
di Kesehatan - 0 komentar

Memutuskan hukum apakah itu haram atau halal pada suatu hal janganlah tergesa2. Perlu pengkajian lebih lanjut, lebih banyak dampak positif atau negatifnya. Seperti halnya rokok, ada yang mengatakan haram, makruh, bahkan mubah…

Kita sudah tahu, banyak literatur yang menyebutkan rokok berbahaya bagi kesehatan dikarenakan ada ratusan lebih zat kimia berbahaya di dalamnya.

Menurut saya pribadi :

Haram :

1. Mengganggu orang lain/ “menyakiti orang lain” (perokok pasif jg terkena dampak dari asap rokok tsb)

2. Menyiksa diri sendiri (organ, ex. Paru, jantung, hepar, ginjal, dll akan rusak). Sebagai orang yang beriman seyogyanya kita harus menjaga dan merawat ciptaan Tuhan. Tidak malah merusaknya,,,

“Merawat” diri sendiri saja tidak bisa, apalagi “merawat” orang lain.

3. Kecanduan! Kalau tidak merokok merasa pusing, gelisah, tidak PD.

Mubah :

Selain dampak negatif di atas, rokok ternyata juga memberikan beberapa hal yang + untuk saat ini.

1. “Katanya” dapat menghilangkan stres (tapi menurut saya itu hanya sementara). Saking ketagihannya, tidak merokok sekali merasa stresss.

2. Kalau orang jarang merokok, industri rokok akan gulung tikar. Padahal, banyak masyarakat yang bekerja di perusahaan rokok untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari (mencukupi kebutuhan keluarga, menyekolahkan anak, dll dimana kesemuanya ini termasuk ibadah).

3. Memberikan peluang/ penghasilan bagi petani tembakau. Banyak petani tembakau yang telah menyalurkan bantuan kepada orang yang membutuhkan dan beberapa telah menunaikan ibadah haji dari hasil penjualan tembakau.

4. Beberapa perusahaan rokok bahkan mendukung program pendidikan, olahraga serta mencetak wirausaha muda, ex. Memberikan beasiswa pada beberapa mahasiswa berprestasi, memfasilitasi atlet sampai bisa meraih juara internasional sehingga mengangkat nama bangsa serta mengadakan pelatihan dan pembimbingan pada mahasiswa supaya menjadi calon wirausaha muda.

Seperti yang kita ketahui, kemajuan dan kemandirian bangsa tergantung pada jumlah wirausaha yang ada di negara tersebut.

 

KITA SEBAGAI GENERASI MUDA SEBAIKNYA HAL-HAL SEPERTI DI ATAS KITA TINGGALKAN SAJA, kita yang merasa belum bekerja dan mempunyai kebiasaan merokok : “Cari uang sendiri aja tidak bisa, malah merokok.” Kasihan orang tua kan??? Susah-susah cari uang.

Uang dari orang tua sebaiknya kita tabung, kita belikan kebutuhan primer dan skunder, kita sedekahkan pada orang yang lebih membutuhkan, dsb.

SOLUSI :

1. Kita harus menghilangkan kebiasaan rokok secara bertahap (Mendidik anak supaya tidak merokok sejak dini).

2. Milikilah jiwa wirausaha (selain usaha rokok tentunya!),

3. Sementara ini untuk jangka pendek, kita harus bisa menemukan suatu suplemen penangkal radikal bebas dan zat berbahaya yang ada di rokok.

 

Yakinlah, kita sebagai orang yang berpendidikan pastinya tahu mana yang baik dan mana yang tidak baik bagi diri kita maupun orang lain…

Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :