Arya Ulilalbab

Makanan, Gizi dan Kesehatan

Twitter

Klaim Nutrisi

diposting oleh aryaulilalbab-fkm12 pada 21 October 2012
di Gizi - 0 komentar

Nutrition claim merupakan pernyataan yang mewakili dan menyarankan bahwa makanan tersebut memiliki kandungan nutrisi seperti energi, lemak, sodium, vitamin, atau substansi aktif biologi. Nutrition claim pada label makanan dapat menunjukkan kepada konsumen dalam memilih makanan dan membantu industri makanan untuk menyampaikan bahwa produk mereka  menguntungkan bagi kesehatan. Misalnya dairy product seperti susu, yogurt, keju banyak memiliki nutrisi esensial. Penelitian yang banyak dilakukan membuktikan bahwa produk tersebut menguntungkan bagi kesehatan, dan klaim gizi dapat disampaikan melalui label produk.

Terdapat tiga jenis nutrition claim antara lain :

  1. Nutrient content claim merupakan klaim gizi yang dideskripsikan sebagai tingkat dari nutrisi yang terkandung pada makanan

            Contoh : sumber kalsium, tinggi atau rendah lemak

  1. Comparatif claim merupakan klaim yang membandingkan tingkat nutrisi dan nilai energi dari dua atau lebih jenis makanan

            Contoh : “reduced”; “less than”; “fewer”; “increased”; “more than”

  1. Nutrient function claim merupakan klaim gizi yang dideskripsikam dalam pertumbuhan, pembangun, dan fungsi normal tubuh.

            Contoh : kalsium penting dalam pembangun tulang dan gigi kuat, protein membantu membangun dan memperbaiki jaringan tubuh, zat besi adalah faktor dalam pembentukan sel darah merah, vitamin E melindungi lemak dalam jaringan tubuh dari oksidasi, mengandung asam folat : asam folat berkontribusi untuk pertumbuhan fetus.

 

Syarat-syarat untuk mengklaim suatu produk

Beberapa klaim gizi yang perlu diatur adalah serat (sumber serat, kaya serat), lemak (bebas lemak, rendah lemak, sedikit lemak), asam lemak (bebas lemak jenuh, rendah lemak jenuh, sumber lemak tak jenuh, tinggi lemak tak jenuh), kolesterol (bebas kolesterol, rendah kolesterol), garam (bebas garam, rendah garam, sangat rendah garam)

Syarat-syarat  yang dibutuhkan dalam mengklaim produk :

low energy

Digunakan untuk produk pangan padat yang mempunyai kandungan energi 40 kilokalori per 100 gram atau kurang; atau produk pangan cair dengan kandungan energi 20 kilokalori per 100 ml atau kurang.

free energy

Hanya boleh diperuntukkan pada pangan cair yang hanya mengandung energi 4 kilokalori per 100 ml

no added sugar, without added sugar, atau no sugar added

Ketiga istilah ini dalam bahasa Indonesia sering dinyatakan dengan “tanpa penambahan gula”. Klaim ini hanya boleh digunakan jika penambahan gula memang tidak dilakukan selama pengolahan, termasuk penambahan ingridien yang mengandung gula seperti sirup, jus buah dan lain-lain. Disamping itu, pengolahan yang dilakukan juga tidak menyebabkan peningkatan gula (secara nyata), sedangkan pada umumnya, produk pangan tersebut atau produk sejenisnya diproses dengan penambahan gula.

reduced atau fewer calory

Hal ini hanya boleh dilakukan jika produk tersebut paling tidak mengandung kalori 25 persen lebih kecil daripada produk pangan biasanya atau produk pangan acuannya. Artinya jika pada umumnya produk biskuit mengandung kalori sebanyak 100 kilokalori per 20 gram, lalu ada produk baru mengandung 85 kilokalori per 20 gram, maka produk tersebut tidak boleh melakukan klaim sebagai reduced calory.

reduced atau less fat

Hanya boleh dilakukan oleh produk yang paling tidak mengandung lemak 25 persen lebih kecil daripada produk pangan sejenis pada umumnya

reduced atau less cholesterol

Klaim ini tidak hanya mensyaratkan bahwa produk tersebut paling tidak mengandung kolesterol 25 persen lebih kecil dari produk sejenis tetapi juga harus mengandung lemak jenuh paling tidak 2 gram lebih kecil daripada produk pangan acuannya tersebut.

high fiber

Hanya boleh digunakan untuk produk yang paling tidak mengandung serat (fiber) 5 gram per 100 gram (padat) atau 100 ml (cairan) dan memenuhi persyaratan sebagai produk pangan low fat, atau kandungan lemaknya dinyatakan berdampingan dengan klaim kaya serat

good source of fiber

Menyatakan bahwa produk tersebut paling tidak mengandung serat 2,5-4,9 gram per penyajian. Jika kita melihat istilah more atau added fiber, maka itu berarti bahwa paling tidak produk tersebut mengandung serat 2,5 gram per penyajian.

Table of conditions for nutrient contents

Component

Claim

Condition

 

 

Not more than

Energy

Low

40 kcal (170 kJ) per 100 g (solids) or
20 kcal (80 kJ) per 100 ml (liquids)

 

Free

4 kcal per 100 ml (liquids)

Fat

Low

3 g per 100 g (solids)
1.5 g per 100 ml (liquids)

 

Free

0.5 g per 100 g (solids) or 100 ml (liquids)

Saturated fat

Low

1.5 g per 100 g (solids)
0.75 g per 100 ml (liquids)
and 10% of energy

 

Free

0.1 g per 100 g (solids)
0.1 g per 100 ml (liquids)

Chloresterol

Low

0.02 g per 100 g (solids)
0.01 g per 100 ml (liquids)

 

Free

0.005 g per 100 g (solids)
0.005 g per 100 ml (solids)
and, for both claims, less than:
1.5 g saturated fat per 100 g (solids)
0.75 g saturated fat per 100 ml (liquids)
and 10% of energy of saturated fat

Sugars

Free

0.5 g per 100 g (solids)
0.5 g per 100 ml (liquids)

Sodium

Low

0.12 g per 100 g

 

very low

0.04 g per 100 g

 

Free

0.005 g per 100 g

 

 

Not less than

Protein

Source

10% of NRV per 100 g (solids)
5% of NRV per 100 ml (liquids)
or 5% of NRV per 100 kcal (12% of NRV per 1 MJ)
or 10% of NRV per serving

 

high

2 times the values for “source”

Vitamins and Minerals

Source

15% of NRV per 100 g (solids)
7.5% of NRV per100 ml (liquids)
or 5% of NRV per 100 kcal (12% of NRV per 1 MJ)
or 15% of NRV per serving

 

High

2 times the value for “source”

 

Untuk mengetahui klaim dari suatu produk, dapat dilihat dari nutrient label yang ada pada produk tersebut. Misalnya pada produk Anlene yang mengklaim rendah lemak, dilihat dari nutrient label menyebutkan total lemak 3,5 gram per 133 kalori atau 15 gram.jika dibandingkan dengan tabel 1., yang menyebutkan 3 gram per 100 gram maka dapat dikatakan bahwa Anlene dengan kandungan lemak tersebut termasuk dalam kategori rendah lemak.

Regulasi penggunaan nutrition claims

Ada beberapa panduan penggunaan nutrition claims yang telah ditetapkan WHO, yaitu :

a) Nutrition claims harus konsisten terhadap kebijakan nutrisi alami dan mendukung kebijakan tersebut

b) Nutrition claims diijinkan untuk energy, protein, karbohidrat, lemak serta komponennya, serat, natrium, vitamin dan mineral. Makanan dapat diklaim menjadi rendah, bebas, tinggi, atau sumber utama dari sebuah nutrient jika sesuai dengan referensi nilai nutrisi yang telah ditentukan dalam panduan

c) Klaim yang berhubungan dengan panduan makanan atau makanan kesehatan harus konsisten dengan panduan klaim.

d) Makanan tidak seharusnya disebutkan sebagai “sehat” atau direpresentasikan dalam suatu cara yang menyatakan secara tidak langsung bahwa makanan tersebut akan memberi kesehatan.

e) Makanan apapun dengan nutrition claims harus disertai dengan nutrition label yang sesuai dengan panduan nutrition labeling

 

 

DAFTAR PUSTAKA

 

Food and Drug Administration. 2003. Claims That Can be Made for Conventional Food and Dietary SUplements. www.fda.gov/Food/LabelingNutrition/LabelClaims/ucm111447.htm, diakses tanggal 10 Mei 2012

Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :