Arya Ulilalbab

Makanan, Gizi dan Kesehatan

Twitter

Radiasi

diposting oleh aryaulilalbab-fkm12 pada 21 October 2012
di Ilmu Pangan - 0 komentar

Radiasi adalah pancaran energi melalui suatu materi atau ruang dalam bentuk panas, partikel atau gelombang elektromagnetik/cahaya (foton) dari sumber radiasi. Ada beberapa sumber radiasi yang kita kenal di sekitar kehidupan kita, contohnya adalah televisi, lampu penerangan, alat pemanas makanan (microwave oven). 

Radiasi Pengion 

Radiasi pengion adalah jenis radiasi yang dapat menyebabkan proses ionisasi (terbentuknya ion positif dan ion negatif) apabila berinteraksi dengan materi. Yang termasuk dalam jenis radiasi pengion adalah partikel alpha, partikel beta, sinar gamma, sinar-X dan neutron. Setiap jenis radiasi memiliki karakteristik khusus. ter, dan lain-lain (Yudhi, 2008)

Sinar Gamma

Tidak mempunyai besaran volume dan muatan listrik sehingga dikelompokkan ke dalam gelombang elektromagnetik. Daya ionisasinya di dalam medium sangat kecil. Karena tidak mempunyai muatan listrik maka sinar gamma tidak terbelokkan oleh medan listrik yang ada di sekitarnya, sehingga daya tembusnya sangat besar dibandingkan dengan daya tembus partikel alpha atau beta (β).

Radiasi Non – Pengion

Radiasi non-pengion adalah jenis radiasi yang tidak akan menyebabkan efek ionisasi apabila berinteraksi dengan materi. Radiasi non-pengion tersebut berada di sekeliling kehidupan kita. Yang termasuk dalam jenis radiasi non-pengion antara lain adalah gelombang radio (yang membawa informasi dan hiburan melalui radio dan televisi); gelombang mikro (yang digunakan dalam microwave oven dan transmisi seluler handphone); sinar inframerah (yang memberikan energi dalam bentuk panas); cahaya tampak (yang bisa kita lihat); sinar ultraviolet

Sterilisasi Jaringan Biologi

Radiasi sinar gama atau partikel elektron dapat digunakan untuk mensterilkan jaringan yang telah diawetkan maupun jaringan segar. Untuk jaringan yang dikeringkan secara liofilisasi, sterilisasi radiasi dilakukan pada temperatur kamar (proses dingin) dan tidak mengubah struktur jaringan, tidak meninggalkan residu dan sangat efektif untuk membunuh mikroba dan virus sampai batas tertentu. Sterilisasi jaringan beku dilakukan pada suhu -40 derajat Celsius. Teknologi ini sangat aman untuk diaplikasikan pada jaringan biologi. Pemakaian sterilisasi radiasi pada jaringan biologi memiliki beberapa keuntungan dan kerugian sebagai berikut :

Keuntungan:

• Teknologi sudah mantap untuk mensterilkan alat kesehatan (ISO 11137, 13409)
• Sudah digunakan untuk mensterilkan jaringan transplantasi
• Sterilisasi dingin sehingga tidak merusak jaringan
• Penetrasi sinar dalam sehingga dapat mensterilkan jaringan dalam kemasan akhir
• Membunuh mikroba dan virus tertentu (D-10- value of HIV is 4-6 kGy)
• Dosis sterilisasi bergantung kepada jumlah kontaminasi mikroba
• Sterilisasi radiasi pada kemasan akhir

Kerugian:

• Dosis iradiasi diatas 35 kGy dapat menurunkan kekuatan jaringan

Solusi:

• Turunkan kontaminasi mikroba dengan mengaplikasikan GMP diseluruh tahap produksi tahari).

 

 

DAFTAR PUSTAKA

 

Yudhi. 2008. Radiasi. Jakarta : PUSAT DISEMINASI IPTEK NUKLIR (PDIN)

Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :