Arya Ulilalbab

Makanan, Gizi dan Kesehatan

Twitter

Seputar Pathology Pasca Panen

diposting oleh aryaulilalbab-fkm12 pada 21 October 2012
di Ilmu Pangan - 1 komentar

  • Definisikan Postharvest Pathology

Postharvest pathology adalah ilmu yang mempelajari tentang teknologi penanganan komoditi pasca panen (mempelajari teknik bagaimana membuat komoditi tersebut awet/ terhindar dari penyakit yang disebabkan oleh mikrobia, serangga atau penyebab penyakit lain)

  • Sebutkan mikroba penyebab penyakit pasca panen

Jamur : alternaria, botrytis, diplodia, monilia, penicillium, rhizopus

Bakteri : pseudomonas, erwinia

  • Bagaimana proses infeksi mikroba

Infeksi mikroba pembusuk bisa terjadi sebelum atau sesudah panen

Infeksi sebelum panen dikenal sebagai latent infection dimana mikroba masuk ke jaringan sel sehat sewaktu inang masih muda dan dormansi sampai komoditi dipanen.

Pertumbuhan sel mikroba mulai berlangsung saat komoditi mengalami perubahan struktur jaringan sel akibat ripening atau kelewat masak sehingga jaringan sel mudah dirusak oleh mikroba pembusuk sebagai akibat kandungan gizi komoditi

  • Uraikan dan jelaskan mekanisme masuknya mikroba pembusuk, kapan terjadi latent infection, dan kapan pembusukan komoditi terjadi

Mikroba masuk ke dalam jaringan sel lewat bagian organ yang membusuk atau luka, hanya pada jenis patogen tertentu yang dapat langsung masuk lewat lubang alamiah seperti lewat kutikula dan stomata.

Latent infection umumnya terjadi sebelum pasca panen

pembusukan komoditi terjadi pada saat komoditi mengalami perubahan struktur jaringan sel akibat ripening atau kelewat masak

  • Sebutkan penyakit pasca panen yang sering merupakan kelanjutan dari kerusakan mekanis dan fisiologis

Fruit injury, Grey mold, Green mold, Blue Mold, stem end rot, Brown rot

  • Bagaimana mekanisme perbaikan jaringan healing process pada kentang/ umbi-umbian atau apel

Dinding sel membentuk jaringan lignin yang tahan terhadap penetrasi mikroorganisme pada jaringan epidermis pada apel

  • Mengapa tingkat pembusukan pada buah (misal : apel) lebih parah terjadi pada suhu intermediate, D.P. suhu rendah dan suhu tinggi

Karena bakteri tumbuh lebih cepat pada temperatur intermediet

Karena pertumbuhan bakteri berada pada titik puncaknya

Bakteri mampu melakukan metabolisme secara maksimal dan sempurna

  • Bagaimana pengaruh suhu penyimpanan terhadap pembusukan pada strawberry

Strawberry dapat bertahan lama jika disimpan pada suhu rendah antara 0-10 derajat celcius. Jika strawberry disimpan pada suhu intermediet sekitar 20 derajat celcius maka pembusukan pada strawberry lebih cepat terjadi oleh mikroba

  • Bagaimana teknologi pallet CO2 pada transportasi buah??, jelaskan

Pembungkusan produk dengan plastik lalu dihilangkan udara didalamnya lalu diberi gas CO2 untuk menghindari pertumbuhan mikroba

  • Terangkan jenis mikroba pembusuk pada seedless grapes, jelaskan tanda-tanda penyerangannya

Grey Mold yang disebabkan oleh Botrytis Cinerea

Anggur yang kulitnya mengalami luka rawan terkena oleh bakteri. Grey Mold yang disebabkan oleh Botrytis Cinerea menyerang luka pada anggur, lalu membentuk miselium dan menyebar ke anggur yang lain hingga menyebabkan buah lain terkena miseliumnya dan rusak

  • Jelaskan efek suhu penyimpanan dan pemberian gas sulfit pada miselia jamur putih Botrytis cinerea

Pada suhu yang sama semakin banyak pemberian gas sulfit mengakibatkan pertumbuhan mikroba semakin terhambat dan sebaliknya. Gas ini dapat menghambat laju pertumbuhan mikroba karena sifatnya yang toxic bagi mikroba

  • Bagaimana teknik mengatasi penyakit pasca panen pada grapes ini??, jelaskan

Dengan pelilinan pada buah dan teknik fungisida

  • Di mana saja teknologi pasca panen untuk grapes ini dilakukan?

Jepang, Australia, benua eropa dan Negara-negara yang beriklim sesuai dengan keadaan anggur.

Biasanya dilakukan setelah panen langsung dan sebelum pengepakan dalam gudang

  • Terangkan jenis-jenis penyakit pasca panen pada jeruk, sebutkan pula jenis penyakitnya

Penyakit pascapanen jeruk

blue mold adanya bercak biru pada kulit jeruk disebabkan oleh penicillium italicum

green mold adanya bercak hijau pada kulit jeruk disebabkan oleh penicilium digitatum

Lasiodiplodia stem end rot disebabkan L. thobromse

grey mold disebabkan oleh B.cineria

sour rot disebabkan oleh Geotrychum Candidum

brown rot disebabkan oleh Phytophthera citrophthora

  • Bagaimana teknik pasca panen yang ada pada materi kuliah ini untuk mengatasi penyakit pada jeruk, dan apel, jelaskan teknik mengatasinya

Dengan menggunakan fungisida SOPP untuk membasmi penicilium decay, sour rot. Thiabendazole untuk membasmi penicillium decay, grey mold. Imozatil untuk membasmi penicillium decay

  • Terangkan strategi untuk mengontrol penyakit pasca panen ini secara umum, jelaskan

Sebelum penanganan pasca panen

1. mereduksi infeksi bakteri patogen pada lingkungan

2. meminimalkan jumlah bakteri patogen yang mungkin dapat menyerang sebelum panen

Penanganan panen

1. panen buah dilakukan ketika secara fisik terlihat tua tapi buah masih dalam kondisi yang bagus

2. menghindari terjadinya kerusakan pada saat panen atau transpot

penanganan pasca panen

1. memelihara kesehatan buah secara fisik buah yang nampak sehat lebih dapat melawan serangan bakteri patogen

2. meminimalkan fruit injury (kerusakan yang terjadi pada bakteri patogen)

3. memisahkan antara buah yang terinfeksi dengan yang luka

1 Komentar

HEPPY DIATISP

pada : 02 January 2013


"Baik dan membantu sekali.thanks ya..."


Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :