Arya Ulilalbab

Makanan, Gizi dan Kesehatan

Twitter

Penanganan Pasca Panen Buah dan Sayur di Pasar Tradisional & Modern

diposting oleh aryaulilalbab-fkm12 pada 21 October 2012
di Ilmu Pangan - 0 komentar

Di pasar tradisional, umumnya penanganan pasca panen holtikultura masih dilakukan sangat sederhana. Berdasrkan survey dan wawancara dengan berbagai petani buah dan sayur di daerah Kopeng, Ngablak, Kabupaten Semarang, setelah panen buah dan sayur hanya dikemas dengan keranjang bambu maupun karung plastik. Di sini tidak dilakukan penanganan pasca panen seperti pencucian, sortasi, pendinginan awal dan sebagainya. Pengemasan dengan menggunakan keranjang bambu maupun  plastik hanya untuk memudahkan pengangkutan. Setelah sampai pada pedagang, penanganan pasca panen seperti sortasi dan grading dilakukan untuk memisahkan buah dan sayur yang rusak dengan yang baik, sedangkan grading dilakukan terutama pada buah-buahnan supaya diperoleh harga yang lebih bervariasi. Dengan demikian umur simpan dari hasil pertanian tersebut menjadi pendek, tingkat kerusakan tinggi, sehingga sampai ke tangan konsumen kualitasnya menjadi rendah.

Tidak dilakukannya penanganan pasca panen di tingkat petani karena disebabkan harga buah dan sayur di tingkat petani rendah sehingga penanganan pasca panen dirasa mahal. Sedangkan di tingkat pedagang biaya penanganan pasca panen yang lain dirasa mahal, sehingga tidak sesuai dengan laba yang diperoleh karena daya beli konsumen yang rendah..

Buah dan sayur yang dijual di pasar modern (super market) pada umumnya berasal dari petani yang sudah mengkhususkan diri melayani permintaan super market tersebut. Umumnya petani ini biasanya sudah maju dalam arti memiliki modal besar, pengetahuan yang baik, penggunaan sarana produksi yang unggul sehingga produk yang dihasilkan lebih baik dibanding produk yang dihasilkan petani tradisional.

Untuk pengemasan dapat dilakukan dengan berbagai cara, untuk yang pertama buah dan sayuran dikemas dalam plastik yang memiliki daya lekat yang kuat, lentur dan tidak mudah sobek sehingga menjadikan buah dan sayuran tetap segar, tahan lama, tidak kering dan melindungi serta menjaga tetap bersih. Misalnya pada bunga kol, kobis, brokoli, luttuce dan lain sebagainya. Cara yang kedua buah dan sayuran dimasukkan ke dalam plastik polyetilen yang diberi lobang-lobang yang memungkinkan terjadinya sirkulasi udara. Cara yang ketiga adalah tidak dilakukannya pengemasan, tetapi buah dan sayuran diletakkan pada lemari pendingin yang terbuka yang kadang-kadang disemprot dengan butir-butir air yang halus untuk mengurangi penguapan, seperti sayur-sayuran daun, apel, jeruk, anggur dan lain.

Sedangkan cara yang keempat adalah penempatan buah di udara terbuka di bawah kondisi AC seperti salak, pepaya, sawo, dan mangga.

Keuntungan dan kerugian : dengan adanya penanganan pasca panen holtikultura pada pasar modern menjadikan harga komoditi menjadi lebih tinggi dan kualitas barang lebih baik. Untuk melakukan penanganan pasca panen dibutuhklan tambahan pengetahuan. Di samping itu juga dibutuhkan tambahan tenaga, biaya dan peralatan. Penanganan pasca panen pada pasar modern menjadikan umur simpan buah dan sayuar lebih panjang.

Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :