Arya Ulilalbab

Makanan, Gizi dan Kesehatan

Twitter

Daging Asap

diposting oleh aryaulilalbab-fkm12 pada 21 October 2012
di Ilmu Pangan - 0 komentar

Daging asap merupakan teknik pengolahan daging, baik daging sapi , ayam maupun ikan dengan teknik pengasapan. Pengasapan merupakan teknik pemanasan yang memanfaatkan uap dan asap panas untuk memasak suatu bahan pangan.

Pengasapan sebenarnya merupakan metode pengawetan  untuk daging dan produk-produk olahan daging. Tujuannya adalah selain mengawetkan juga untuk meningkatkan flavor, antioksidan dan penampakan permukaan produk yang menarik. Pengasapan dapat mengawetkan dan meningkatkan flavor karena asap mengandung senyawa-senyawa kimia seperti formiat, asetat, butirat, kaprilat, vanilat dan asam siringat, dimetoksifenol, metil glioksal,  furfural, alkohol-alkohol, formaldehida, dan lain-lain. Semua senyawa tersebut berperan sebagai antimikrobial, antioksidan dan flavoring. (Suharyanto, 2009)

Pengasapan dapat dilakukan secara tradisional, yaitu dengan menggantungkan produk di ruang pengasapan dimana daging tidak boleh saling bersentuhan. Asap dibuat di luar ruang pengasapan yang dikipasi untuk mengarahkan asap ke produk. Asap dibuat dari kayu, serbuk gergaji, serabut kelapa dan lain-lain. Pada pengasapan modern ruang asap dilengkapi dengan alat untuk proses pemanasan dan proses pemakaian asap. Dengan  kelengkapan alat ini, temperatur, kelembaban relatif dan kepadatan asap dapat dikontrol.  Produk olahan daging yang biasa diasap adalah sosis dan di beberapa wilayah juga memasukkan dendeng sebagai daging asap. (Suharyanto, 2009)

 

 

DAFTAR PUSTAKA

 

Suharyanto. 2009. Pengolahan Bahan Pangan Hasil Ternak. Universitas Bengkulu. Bengkulu.

Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :