Arya Ulilalbab

Makanan, Gizi dan Kesehatan

Twitter

Rekam Jejak

diposting oleh aryaulilalbab-fkm12 pada 05 February 2013
di Umum - 6 komentar

Kejadian : tahun 1991-1995

Nama 1 : Aryo Kodam

Nama 2 : Aryo Oleyalbab

Nama 3 : Arya Ulilalbab

*Heheee, jadi keingat. Dulu pernah minta namaku diganti power ranger's (*bapak, bapakkk, jenengku gantinen power rangers yoooo, sambil merengek #umur 3 tahun)

Tempat tinggal waktu itu : Tembarak, Kertosono, Nganjuk

Nama TK : Tunas Harapan

Minuman kesukaan waktu balita : Air rebusan kacang hijau (peeehhH, jadi pengen buat rebusan kacang hijau jadinyaa)

Tempat nongkrong (waktu itu) : Terminal >> koyok preman aee cak :D

Hobi : deli'an (main petak umpet; sampai-sampai pernah hilang dicari orang sekampung cz jam 20.00 orang tua gak tahu keberadaanku). Saya lihat, banyak orang teriak-teriak dan membawa oncor (obor). Q lihat mereka, tapi q tak kuasa keluar tempat persembunyian. Waktu itu, q ada di belakang drim minyak gas. Padahal, katanya orang-orang sudah mencariku di sekitar drim tersebut....!!!

 

Rekaman ketika masih balita :

 

(1). Umur 3 tahun masuk TK (nol kecil), setahun setelah itu (umur 4) merengek gak mau sekolah. Umur 4 sampai umur 5 gak sekolah (lupa, ngapain aktivitasku di rumah waktu itu). Umur 5-6 sekolah TK nol besar. SD umur 6 tahun.

*Waktu itu, tiba2 ide muncul gak mau sekolah ketika nenek beli kedelai di toko tetangga, malam hari sekitar pukul 20.00. Merengek/ nangis gk mau sekolah sambil mainkan butiran kedelai yg ditimbang (diremas-remas)

(2). Umur 3 tahun ikut karnaval (jalan), keliling kecamatan kertosono. Macak jd angkatan laut (foto masih ada). Sebenarnya tidak boleh ikut ma Bapak krn masih kecil, tp ngeyel. *katanya waktu itu jalan q sambil nggleyor, kayak orang mabuk (kecapek’an kataneee. Tp tetep lanjooot, semangat pahlawan cak ^^)

(3). Umur 2 tahun disapih, cara nyapih = diludahi mulutku oleh “dukun” desa. Masih ingat, yg meludahi berjenggot putih. Namanya Pak Jargasi. Berontak, gak mau. Gk bisa lolos (dipaksa). Jurus terakhir = nangis. Tapi tetep aja kena ludahnya

(4). Umur 3 tahun mengaji di langgar/ surau. Memakai kopyah hitam, berbaju muslim, dan sajadah diletakkan di bahu kanan. Diajari Mbah Al (istrinya Mbah Hari)... Pas diajari, cara baca q ada yg salah, dimarahi. Pas dimarahi, q nangis keras di pojok langgar, kejadian sekitar pukul 16.00 (teman2 bingung). Akhirnya dipanggilkan Bapak q. Q digendong pulang ^^

(5). Pas TK selalu beli “malam” untuk mainan. Di Pak Basuki... Biasanya dibentuk ulat2an, ada kepala, ekor dan badan.

(6). Guru TK q namanya Bu Sri dan Bu Endah (Alm.)

(7). Pas TK nol besar, setiap nulis sangat sering selesainya urutan ke-2. Urutan pertama Adib.

(8). Pas TK, ada teman yang mainan ayunan sangat tinggi (hampir mencapai genteng ketinggiannya) bahkan sampai mengenai teman dan terjatuh. Esok harinya juga gitu, selalu diulang. Gak ada kapok2nya. Biasanya teman2 memakai ayunan dngn berdiri/ duduk. Bahkan ada yg 1 ayunan dipakai 2 orang. 1 duduk, dibelakangnya berdiri.

(9). Liburan TK (umur 3 tahun-an), diajak Bapak ke rumah kakek (ngadisimo), dibuatkan kacang hijau 1 rantang/ 1 baskom, saya habiskan semua. Alhasil, besoknya ngompol (kamar tidur basah kuyup) :D

(10). TK umur 3 tahun lebih, baca koran dikit2 (sambil mengeja, mengeja dibantu Bapak). Ada informasi menarik terkait pertunjukan dinosaurus di Surabaya. Q merengek ingin lihat karena bagus. Akhirnya diajak Bapak ke Surabaya melihat pertunjukan itu. Pertunjukan dari Australia. Pulang beli mainan dinosaurus yg berdiri warna hijau kebiruan; dinosaurus merangkak warna merah ke-orange-an

 

(11). Umur 3 tahun, naik sepeda roda 3. Ngikk ngikk ngiiik..., begitu suaranya ketika dikayuh. Puedeee, mengayuh sampai ke barat (ujung jalan, sebelum persawahan). Di sana ada orang “cangkruk” an, trus diajari kata2 kotor. Yg ngajari Pak *gu* dan Mas *usant*. Gk terlalu tak anggep, tapi waktu itu q sempat bilang ke mereka. “Tak omongne Bapakku lo engkooo”... Mas *usant* bilang, “kandakne, gak wediii!!”

 

(12).  Umur sekitar 1,5 tahun naik alat yg digunakan untuk belajar jalan (lupa namanya. Bentuknya bulat, jadi q di tengah2 alat itu. Ada 6-8 roda kayaknya). Pas naik itu, q sering ke kamar belakang (ke kamar kakek – nenek), q pake alat iku gak srantanan (kayak lari, padahal belum bisa jalan). Pas capek, senyum2 sendiri J

*katanya, proses perkembangan q (jalan) agak terlambat. Teman sebaya sudah bisa jalan dngn lancar, q masih belum terlalu bisa jalan makanya dibelikan alat ini.

 

(13).  Umur antara 3-4 tahun, diajak ke rumah Bu Lek, di perumahan wilis indah I. Saat itu, perumahan masih sepi. Kebetulan ada motor cross di sana (di baratnya rumah Bu Lek

 

(14).  Umur antara 3-4 tahun sering diajak kakek ke terminal, soalnya q suka lihat bis yg berhenti di terminal. Sambil “andok”/ makan di warung. Kesukaan q waktu itu menu rawon+telur asin+tempe.

 

(15).  [di posyandu] Ditimbang di bawah pohon mangga dan q dimasukkan kain sarung (warna biru waktu itu, bahan kain sejenis jeans)

 

(16).  Setelah ditimbang di posyandu, diberi kacang hijau, dengan lahap saya makan. Sebelum diberi kacang hijau, saya iseng-iseng melihat orang memasukkan kacang hijau ke dalam gelas plastik

 

(17).  Dalam waktu tertentu diberi kapsul vitamin A

 

(18).  Dalam waktu tertentu juga disuntik, hal yang saya tanyakan ke Ibu' sebelum disuntik dokter "Bu', dokternya ada ndak?? Sambil merengek cz takut dokter (rodok mbrebes)". Sebelum disuntik, dokternya bilang "ndak sakit kok, rasane koyok dicakot (digigit) angkrang, sambil sedikit senyum dan memberikan perhatian

 

(19).  Ke posyandu mesti bareng-bareng ma tetangga 1 RT dengan berjalan kaki, kadang ada anak tetangga yg tidak mau diajak ke posyandu. Dan kadang ada juga orang tua yang sudah merasa cukup, jadi setelah umur 2 tahun anaknya tidak dibawa ke posyandu lagi

 

(20).  Umur 4 tahun, leher sakit sekali seperti ada kelereng di tenggorokan sewaktu ada keluarga menyembelih kambing untuk syukuran (istilah jawanya sawanen). Penyembelihan di belaakang rumah, di bawah pohon bambu. Ada 2 kambing (warna coklat) yg disembelih.

 

(21).  Umur 4-5 tahun, Bapak pergi ke Palembang naik pesawat, untuk menghadiri pernikahan Pak Lik. Pas q main di belakang rumah ma sodara2, q memanjat pohon “kresen/ seri/ kares”, dan sesaat kemudian ada pesawat melintas di atas kami. Q berteriak “Bapakkk, Bapakkk, sambil melambaikan tangan”. Padahal lo jarak pesawat jauuuh, dan itu belum tentu pesawat yg dinaiki Bapak q. :D

 

(22).  Mainan dan jajanan sewaktu TK : (a). “malam” untuk dibentuk2 menjadi hewan dan sejenisnya (sesuai kreasi, soalnya lunak), (b). pris-prisan, yang diputar jarumnya (kalau belum beruntung dapat brem kecil berbentuk segi panjang, dan terkadang dapat gulali), (c). Manisan ngikk ngooKK (yang jualan sambil memainkan biola kecil), (d). plembungan pletet yg ditiup menggunakan sedotan kecil (beli serenteng, selain tak pakai sendiri, juga tak jual ke teman. Dalam serenteng plembungan ada beberapa hadiah diantaranya pistol dan mainan patung plastik kecil. Hadiah ada di balik plembungan), (e). Permen telur cicak, rasanya manis dan aneka warna. Terbuat dari kedelai kecil dilapisi bahan tertentu aneka warna, (f) Mie merk anak Mas ^^, (g). Jiting/ biting/ (mie kaku, panjang, pedes, warna merah)

 

(23). Pernah punya sepatu yang berbunyi ketika dibuat jalan (umur 3 tahun-an). Suatu ketika q penasaran trus bagian yg bunyi tak lepas. E,,, ternyata kayak sempritan sedotan.

 

(24). Pernah, pulang dari rumah sakit menjenguk Ibu. Sepulang dari rumah sakit naik becak ma nenek trus mampir toko depan SD. Waktu itu q umur sekitar 4 tahun. Minta dibelikan mobil-mobilan. Padahal waktu itu harganya 24rb (tahun 1994-1995). Nenek sepertinya tak kuasa menahan rasa sedih dan sempat saya diingatkan. Tak kuasa menuruti permintaan cucunya, di sisi lain beliau tidak punya uang. Akhirnya, besok-besok dijanjikan akan dibelikan. Akhirnya dibelikan Bapak q... #JAdi terharu ingat masa2 kenakalan q dulu #pengen peluk Nenek :(

 

(25). Pernah suatu ketika, puntung rokok Bapak saya remas remas, saya buang ke sungai belakang rumah nenek, puntung rokok saya siram air, saya masukkan gelas yg ada airnya. *padahal sebelumnya, yg membelikan rokok q. Rokok malah tak rusak sendiri. #umur 4-5 tahun.

 

Sungguh banyak dosa yang saya perbuat waktu balita, semoga Allah mengampuninya. Saya sayang kalian semuaaaa. Ibu', Bapak, Mbah, Buyut.................

6 Komentar

nuzulhook

pada : 05 March 2013


"wuih bisa inget kejadian waktu balita.... super memori...mantab"


Arya Ulilalbab

pada : 18 March 2013


"Gak sengaja tiba2 ingat hal ini disela2 merenung. Heheee"


dini

pada : 26 October 2014


"Nice story "


engga

pada : 28 October 2014


"kok masih inget sih mas arya? ingatanku aja cuma sampe terakhir SD hehe"


Arya

pada : 29 October 2014


"Bu Dini : terimakasih Bu :-) . Dek Engga : hehee, tiba-tiba inget :-)"


vivi

pada : 18 January 2015


"wah,, masa kecilnya hampir sama! q juga dulu TK gak mau skolah,, tapi tetep dpaksa. alhasil gulung2 dilantai,, terus pernah dsuruh mewarnai tapi pada q warnai oren semua.. gigigig"


Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :